Senin, 26 September 2016

Pidato Hari Lingkungan Hidup



PIDATO HARI LINGKUNGAN HIDUP

Yth. Bapak Ibu orangtua serta siswa – siswi se-Jakarta yang saya cintai,
Selamat pagi/siang dan salam sejahtera.
           
            Marilah kita panjatkan puji syukur sebesar - besarnya kepada Tuhan Yang Mahaesa karena atas segala rahmat-Nya, kita semua dapat berkumpul bersama dalam acara Hari Lingkungan Hidup. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada panitia acara karena telah memberikan saya waktu dan kesempatan untuk berbicara tentang pentingnya masyarakat terhadap penghijauan lingkungan sebagai cara mencegah banjir dan peningkatan polusi di perkotaan.
           
          Hadirin yang berbahagia,
Saya yakin bapak ibu dan siswa – siswi semua adalah masyarakat yang peduli terhadap lingkungannya. Peduli terhadap lingkungan hidup sangatlah penting dan harus diterapkan dalam kehidupan sehari – hari. Apakah lingkungan hidup? Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup yang mempengaruhi kelangsungan kehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya. Lingkungan hidup mencakup ekosistem, perilaku sosial, budaya dan juga udara yang ada.

            Hadirin yang saya hormati,
Mengapa kita harus peduli terhadap lingkungan hidup? Tentu saja, kita akan mendapatkan banyak dampak positif dalam melestarikan lingkungan sekitar. Beberapa dampak positif berupa hal – hal berikut. Pertama, mempedulikan lingkungan hidup mempengaruhi semua orang. Apa yang kita lakukan terhadap lingkungan akan berdampak balik kepada kita. Jika kita memperlakukan lingkungan secara tidak baik, maka dampak yang buruk akan timbul pada kita yang akan mempergunakan lingkungan tersebut. Kedua, kita perlu menjaga planet kita untuk generasi di masa depan. Kita sebagai generasi penerus haruslah saling mengingatkan untuk selalu merawatnya dan membatasi kerusakan yang telah disebabkan sejauh ini. Ketiga, kita harus menjaga sumber daya. Setiap kali kita menggunakan sumber daya, kita menggunakan sesuatu yang tidak dapat diganti. Oleh karena itu, kita harus menggunakan sumber daya secukupnya dan tidak berlebihan. Keempat, manusia dan hewan menderita karena kerusakan lingkungan. Kerusakan lingkungan seperti menebang pohon atau polusi transportasi menyebabkan penderitaan bagi manusia yang akan menderita masalah kesehatan dan hewan yang akan kehilangan rumahnya. Inilah tugas kita semua untuk menyadari kesalahan dan coba menguranginya. Kita sebagai satu – satunya makhluk hidup yang dapat mengurus planet ini haruslah bertanggung jawab akan lingkungan kita. Kita dapat mulai dengan membatasi kelakuan buruk kami dan mulai memakai angkutan umum, mendaur ulang, dll. Dengan cara – cara ini, kita dapat membantu memperbaiki lingkungan.

            Hadirin yang saya kasihi,
Saya yakin kalian pasti tahu apa yang akan terjadi jika bapak ibu serta siswa – siswi sekalian tidak peduli terhadap lingkungan. Lingkungan akan hancur dan kita tidak akan dapat menggunakan lingkungan tersebut lagi. Salah satu penyebab ketidakpedulian masyarakat terhadap lingkungan adalah banjir. Hal ini biasanya terjadi di daerah perkotaan yang ramai dan sibuk. Saat kita membuang sampah sembarangan -- terutama di sungai, sampah akan menumpuk dan akan mengurangi daya tampung sungai. Setelah itu, bila air di sungai meluap maka akan terjadi banjir. Selain membuang sampah tidak pada tempatnya, perusakan lahan, penebangan hutan dan pemukiman sembarangan juga dapat menjadi penyebabnya.

            Hadirin yang saya cintai,
Penyebab ketidakpedulian yang lain adalah peningkatan polusi di perkotaan. Setiap harinya, ribuan masyarakat memakai angkutan pribadi untuk pulang pergi ke tempat kerja, sekolah, dll. Asap yang dikeluarkan dari kendaraan tersebut mencemarkan udara dan menyebabkan polusi. Lama – kelamaan jika dibiarkan terus – menerus akan terjadi pemanasan global. Pemanasan global adalah suatu proses meningkatnya suhu rata – rata atmosfer, laut, dan daratan bumi. Peningkatan polusi juga dapat terjadi karena pembakaran hutan, timbunan sampah, banyaknya penebangan liar, perindustrian, dll. Kita dapat mengurangi terjadinya peningkatan polusi dengan menggunakan transportasi umum seperti TransJakarta, angkot, ojek dan kereta api, serta melakukan reboisasi, menggunakan bahan bakar yang ramah lingkungan dan memanfaatkan biogas sebagai bahan bakar. Dengan cara – cara ini, saya harap akan membantu bapak ibu dan siswa – siswi sekalian untuk lebih cinta lingkungan.

            Hadirin yang saya hormati,
Ternyata peduli lingkungan bukanlah suatu pekerjaan yang gampang. Banyak sekali hal – hal yang harus kita lakukan untuk mengkonservasi lingkungan hidup di sekitar kita. Sudah kita ketahui bahwa untuk membangkitkan suatu lingkungan yang bersih, diperlukan masyarakat yang berminat dan mempunyai kepedulian terhadap lingkungan. Maka itu, marilah kita semua mulai berpartisipasi untuk membersihkan lingkungan kita. Kita dapat memulai dari hal yang sangat kecil dan sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya. Dengan cara ini, kita dapat mengurangi terjadinya kerusakan yang lebih parah pada lingkungan kita.

            Hadirin yang berbahagia,
Demikian pidato dari saya hari ini. Semoga apa yang saya sampaikan dapat menggerakan hati hadirin untuk berpartisipasi dalam membersihkan lingkungan dan dapat bermaanfaat di dalam hidup hadirin sekalian. Akhir kata, saya ingin mengutip sebuah kalimat mutiara. “Apakah jika pohon terakhir akan ditebang, dan mata air terakhir berhenti mengalir, baru saat itulah manusia sadar bahawa uang tidak dapat dimakan dan diminum. Saya mohon maaf jika saya ada salah perkataan atau ada sesuatu yang saya ucapkan yang menyinggung bapak ibu serta siswa – siswa semua. Dengan ini demikian seminar ini saya buka sekian terima kasih. (Aiko 9C SMP Dian Harapan Daan Mogot)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar