Senin, 28 September 2015

Kebersihan Sekolah



Prolog        :
Drama ini terdiri dari 4 tokoh yaitu Winston, Aurelio, Daniel J, dan Ms Endah. Di Sekolah Dian Harapan,ada seorang murid bernama Winston.Dia tergolong anak yang malas terutama dalam menjaga kebersihan.Pada saat istirahat dia selalu membiarkan sampah di meja kantin,di kelas bahkan dia menyuruh orang lain untuk membuangnya.Sedangkan Aurelio dan Daniel J adalah murid yang taat akan peraturan sekolah.

Babak 1           :
Winston adalah salah satu siswa di kelas 7C. Ia memiliki sifat pemalas dan suka memaksa orang lain maupun temannya. Pada suatu hari, Winston sedang makan di kelas.Ketika ia selesai,ia menyuruh temannya untuk membuang sampah itu ke tempat sampah.Tetapi Winston menyuruh Aurelio untuk membuang sampah itu tiap hari. Daniel J menasehati Winston karena melihat kejadian itu setiap hari.

Adegan 1        :
Saat istirahat 1 di kelas kira kira jam 9:10 pagi,Winston menyuruh temannya yang bernama Aurelio untuk membantunya buang sampah.Tetapi,ketika Aurelio menolak dan menyuruhnya membuang sampah itu sendiri,Winston memaksanya sehingga Aurelio pun membuang sampah itu dengan terpaksa.
Winston           : “Aurelio bisa kagak kamu bantuin aku buang sampah?”
Aurelio            : “Aku lagi makan, Kenapa kamu tidak membuangnya             sendiri?”     
Winston           : “Tidak mau aku terlalu malas buat buang sampah.Bantuin lah sekali aja.”
Aurelio            : “Udah nanti sekalian keluar kamu buang aja.”
Winston yang tidak senang pun memaksa Aurelio untuk membuang sampah itu.
Winston           : “Tidak mau kamu mau tidak bantuin aku buang sampah?”
Aurelio            : “Tidak!buang sendiri.”
Winston           : “Bantuin tidak!?aku musuhin kamu nih!”(sambil memaksa)
Aurelio            : “iya-iya sini aku buangin.”(kurang bahagia)
Winston           : “Nah begitu dong!”

Adegan 2        :
2 hari kemudian Winston tetap melakukan hal yang sama oleh karena itu teman Aurelio yang bernama Daniel J menasehati Winston yang sedang memaksa Aurelio.
Winston           : “Aurelio ayo cepat buang!nanti aku tonjok kamu kalau kamu enggak buang!”(dengan nada marah)
Daniel J           : “Hey Winston kamu gk boleh begitu sama teman kamu kita kan harus mengahargai sesama kita.Masa kamu maksa murid baru sih?nanti dia jadi punya kesan buruk bersekolah di SDH loh.”
Winston           : “Aku tidak peduli! Ayo cepat buang Aurelio.”
Aurelio            : “Yaudah tapi jangan pake tonjok-tonjok gitu.”
Ms Endah yang melihat kejadian itu pun menegur Winston
Ms Endah        : “Winston kamu itu tidak boleh begitu sama teman kamu apalagi memaksa teman. Jangan begitu lagi ya Winston,Aurelio kan murid baru dia kan lagi beradaptasi sama lingkungan sekolah kita.”(Dengan nada lembut)
Winston           : “Maaf miss saya tak sengaja.Lain kali saya tidak akan melakukan itu lagi hehe....”

Adegan 3        :
Keesokan harinya Winston melupakan perjanjian yang ia buat dengan MS Endah sehingga Pada saat Aurelio lagi makan dengan Daniel J,Winston menyuruh dan memaksa Aurelio untuk membuang sampahnya karena Winston terlalu malas tetapi Aurelio menolak.
Daniel J           : “Aurelio balik ke kelas yuk nanti telat.”
Winston           : “Oi DJ boleh gak kamu bantuin aku buang sampah?”
Daniel J           : “Buang sendiri Wins,jangan malas.”
Winston           : “Ok deh DJ,oi Aurelio bantuin dong buangin sampah ini.”
Aurelio            : “Gak ah Winston.”
Winston           : “Ayolah Aurelio sekalian buang sampah kamu.”
Aurelio            : “Gak mau,nanti aku telat masuk kelas.Kamu buang aja sendiri.”
Winston           : “Jahat ya Aurelio kamu begitu ya.”(sambil memaksa)
Daniel J           : “Wins kamu lupa ya yang kamu kemarin bilang sama Ms Endah kalau kamu gk boleh malas dan memaksa teman.”
Winston           : “Emangnya aku bilang itu?kan terserah aku mau ngapain.”
Daniel J           : “Ok deh,kita pergi dulu.”
Aurelio            : “Iya nanti dia tambah marah” (berbisik ke Daniel J)
(Lalu setelah Aurelio dan Daniel J pergi,Winston marah sendiri.)
Winston           : “Huh,itu kenapa sih DJ bela Aurelio! Kan terserah gw mau suruh dia atau enggak!”(dengan nada kasar)
Winston           : “Kan dia kan bisa buang sampah itu sekalian sama sampah ini!”(sambil menendang sampahnya)
(Seorang guru yang sedang piket di kantin melihat perbutannya lalu melaporkan hal itu ke wali kelasnya.)

Babak 2           :
Karena Winston melanggar janji yang ia buat Ms Endah memanggilnya untuk datang setelah pulang sekolah untuk mengobrol dengan Ms Endah tentang sifatnya karena ia memaksa temannya dan Ms Endah menasehati serta memberikan peringatan ke-dua.Tetapi keesokan harinya,sikap Winston belum berubah sehingga Ms Endah mengurangi nilai sikap Winston dalam hal Respect.Winston pun tidak peduli dengan hal itu sampai ia mengambil Raport Tengah Semester. nilai sikapnya adalah kurang sehingga ia pun terkejut dan insyaf karena tidak sadar akan perbuatannya terhadap temannya.Setelah Tengah Semester kebiasaan buruknya mulai berkurang dan Winston sudah mulai baik dengan teman-temannya.

Adegan 1        :
Setelah pulang sekolah,ia datang ke ruangan Ms Endah lalu menunggu Ms Endah untuk menemuinya.Setelah Ms Endah datang,Ms Endah mulai menanyakan Winston tentang perbuatannya terhadap temannya.
(Winston berjalan ke ruangan Ms Endah tetapi, ia tidak tahu mengapa ia dipanggil.)
Winston           : “Kenapa saya dipanggil ya?kan saya tidak berbuat apa apa.”(berbicara dalam hati)
(Setelah masuk,ia duduk dan menunggu Ms Endah.Setelah Ms Endah masuk,Ms Endah mulai menanyakan Winston tentang perbuatannya ke temannya kemarin.)
(Ms Endah pun masuk ke dalam kelas)
Ms Endah        : “Siang Winston.”
Winston           : “Siang Miss”
Ms Endah        : “Jadi Winston,kamu tahu tidak mengapa kamu dipanggil?”
Winston           : “Tidak tahu Miss memangnya aku salah apa miss?”(rasa tidak bersalah)
Ms Endah        : “Winston,seharusnya kamu sadar kalau kamu tidak boleh malas dalam menjaga kebersihan di semua tempat dan kamu tidak boleh memaksa temanmu untuk melakukan tugasmu.”
Winston           : “Miss kenapa bisa tahu?”(bingung)
Ms Endah        : “Kemarin guru piket di kantin melaporkan perbuatanmu terhadap temanmu.”                                                      
Winston           : “Ya miss aku salah.Nanti saya perbaiki sifat saya.”
Ms Endah        : “Iya Winston nanti kalau kamu begitu lagi nanti nilai sikap kamu kurang.Kamu mau tidak nilai sikapmu kurang?”
Winston           : “Tidak miss.”
(Setelah berbincang dengan Ms Endah ia pulang ke rumahnya)

Adegan 2        :
Tetapi seiring berjalannya waktu,kebiasaan buruk Winston mulai terlihat lagi karena ia memaksa Daniel J dan Aurelio untuk membuang sampahnya.
Aurelio            : “Halo Winston.”
Daniel J           : “Hi Winston.”
Winston           : “Hi Aurelio dan Daniel J.”
Daniel J           : “Kamu hari ini makan apa?”
Winston           : “Hari ini aku makan batagor.Kalian makan apa?”
Aurelio            : “Kalau aku sih nasi hainam.”
Daniel J           : “Aku sih mau beli bakso.”
Winston           : “Ok,yuk makan.”
(Tetapi setelah makan,Winston pamit duluan tanpa membuang sampahnya karena ia harus belajar IPA.)
Winston           : “Aurelio,DJ tolong buangin sampah aku dong aku mau belajar IPA di kelas nih nanti nilai aku jelek.”
Aurelio            : “Kan bisa buang sampah dulu sebelum ke kelas.”
Daniel J           : “iya Winston.”
Winston           : “Sudahlah tolong buangin aja memangnya kalian mau nilai saya jelek?”
Winston           : “Sudah ya saya belajar dulu.”
(sudah 2 bulan,ia tetap begitu sehingga Ms Endah mengurangi nilai sikapnya.)

Adegan 3
Pada saat ambil raport Tengah Semester,Winston sedang melihat nilai raportnya,tetapi setelah ia melihat nilai sikapnya,ia terkejut lalu insyaf.
Winston           : “Nilai pengetahuan dan keterampilan saya lumayan nih”(senang)
Winston           : “Tidak ada yang merah.Setidaknya ada kemajuan.”
(saat dia melihat nilai sikapnya dia terkejut dan insyaf)
Winston           : “Ehh kok nilai sikap saya kurang?!? Kan saya sudah baik sama teman saya!”(kebingungan)
(lalu Winston teringat akan perbuatannya)
Winston           : “Ohh iya,saya lupa bahwa saya hanya baik pada awal setelah dinasehati.”
Winston           : “Coba kalau saya sikapnya tidak begitu dan membuang sampah pada tempatnya,pasti saya tidak akan mendapatkan nilai sikap yang kurang ini.”
(setelah itu Winston insyaf  dan baik kepada temannya)
Aurelio            : “Winston kamu sudah mau balik ke kelas?”
Winston           : “Iya.”
Daniel J           : “Jangan lupa buang sampahnya ya.”
Winston           : “Pasti,kita kan harus menjaga kebersihan sekolah.”

Sejak itu,Winston berteman baik dengan teman –temannya dan tidak membuang sampah sembarangan. Jadi, agar sekolah kita bersih dari sampah kita harus menjaga kebersihan sekolah kita dari contoh yang paling mudah dilakukan yaitu membuang sampah pada tempatnya. (Aurelio Darren Savero/8H SMP Dian Harapan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar